TITIN SUMARNI
Selasa, 10 Desember 2019
Sistem Informasi Manajemen, Chief Information Officer, Perencanaan Strategi dan Evaluasi Fungsinya
Makalah
Sistem Informasi Manajemen
Tentang :
Sistem Informasi Manajemen, Chief
Information Officer, Perencanaan Strategi dan Evaluasi Fungsinya
Kelompok XIV:
Yulma Elmiani
Amrina Rosyada
Nurul Arafah
Dosen pembimbing :
Titin Sumarni,M.Kom
PROGRAM STUDI PERBANKAN SYARIAH
JURUSAN SYARIAH DAN EKONOMI ISLAM
SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI
(STAIN) BENGKALIS
KATA PENGANTAR
Puji
syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa sehingga kami dapat menyelesaikan
penyusunan makalah ini dengan
judul Sistem
Informasi Manajemen, Chief Information Officer, Perencanaan Strategi dan
Evaluasi Fungsinya.
Ucapan terima kasih kepda semua pihak yang telah membantu
kelancaran, memberikan masukan serta ide-ide untuk menyusun makalah ini terutama
untuk anggota kelompok XIV.
Kami selaku penyusun telah
berusaha sebaik mungkin untuk menyempurnakan makalah ini, namun tidak mustahil
apabila terdapat kekurangan maupun kesalahan. Oleh karena itu kami memohon
saran yang dapat kami jadikan motivasi untuk menyempurnakan pedoman dimasa yang
akan datang.
Bengkalis, 01 oktober
2019
Penyusun
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR........................................................................................ i
DAFTAR ISI ......................................................................................................ii
BAB I PENDAHULUAN
A.
Latar
Belakang ............................................................................................1
B.
Rumusan
Masalah........................................................................................1
BAB II PEMBAHASAN
A. Sistem
Informasi Manajemen........... ..............................................................2
B. Chief
Information Officer...............................................................................3
C. Perencanaan strategi Sistem informasi manajemen..........................................3
D. Evaluasi Fungsi Sistem Informasi Manajemen.................................................5
BAB
III PENUTUP
A.
Kesimpulan .................................................................................................7
B.
Saran
...........................................................................................................7
DAFTAR PUSTAKA
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar
Belakang
Informasi
merupakan salah satu hal yang harus dipenuhi oleh umat manusia, karena
informasi merupakan suatu kebutuhan primer. Tanpa informasi internal maupun
eksternal, sulit bagi para menajer untuk mengambil berbagai keputusan dalam
perusahaan. Informasi internal harus disiapkan sendiri oleh berbagai unsur
perusahaan, sedangkan informasi eksternal diperoleh baik dari alat-alat
komunkasi modern.
Kemajuan
alat komunikasi pada milenium ketiga semakin mempermudah perolehan informasi
dari berbagai sumber untuk berbagai kepentingan terutama dalam berbagai pengambilan
keputusan didalam perusahaan, itulah sebabnya sangat dirasakan pentingnya
mengelolah informasi secara terintegrasi pada setiap organisasi
perusahaan. Oleh karena itu fokus utama dari sistem informasi manajemen
adalah bagaimana mengelolah informasi sebaik-baiknya agar dapat menjadi alat
pembantu bagi setiap manajer dalam pengambilan keputusan.
Sistem informasi manajemen telah ada jauh sebelum
teknologi informasi yang berbasiskan komputer hadir. Akan tetapi dengan adanya
komputer sebagai salah satu bentuk revolusi dalam teknologi informasi, komputer
telah dengan menakjubkan mampu memproses data secara cepat dan akurat bahkan
menyajikan informasi yang tidak memerlukan waktu berhari-hari bahkan
berminggu-minggu untuk mengolahnya.
Dalam kenyataannya, Peran Sistem Informasi
Manajemen akan lebih terasa bagi perusahaan-perusahaan besar. Bagi mereka,
kebutuhan untuk mengumpulkan data dan informasi secara skala besar dan dalam
waktu yang cepat lebih dirasakan kepentinganya berbanding dengan perusahaan-perusahaan
menengah apalagi kecil. Oleh karena itu, dalam aplikasinnnya suatu perusahaan
perlu mempertimbangkan kepentingan penggunaan sistem informasi ini diantaranya
berdasarkan dari skala perusahaan, jumlah tenaga kerja, pola komunikasi serta jaringan
perusahaan dalam dunia bisnis dalam lingkungannya.
B. Rumusan
Masalah
1. Apa
yang dimaksud dengan sistem informasi manjemen?
2. Apa
yang dimaksud dengan chief information officer?
3. Bagaimana
perencanaan strategi sistem informasi manjemen?
4. Bagaimana
evaluasi fungsi sistem informasi manjemen?
BAB II
PEMBAHASAN
A. Sistem
Informasi Manajemen
1. Pengertian
Sistem Informasi Manajemen
Sistem Informasi Manajemen adalah suatu sistem perencanaan di dalam perusahaan
yang melibatkan pengendalian internal seperti pemanfaatan sumber daya, dokumen,
teknologi, dan akuntansi manajemen sebagai salah satu strategi dalam bisnis.
Pada intinya, sistem informasi manajemen
dalam bisnis atau perusahaan bertujuan untuk mengumpulkan, memproses, menyimpan
hingga menganalisa informasi dan kemudian disebarkan untuk tujuan yang
spesifik.
Menurut Raymond
McLeod Jr, pengertian management
information system adalah
suatu sistem berbasis komputer yang menyediakan informasi bagi beberapa
pengguna yang memiliki kebutuhan yang sama.
2. Tujuan
Sistem Informasi Manajemen
·
Pengumpulan data dapat menyediakan
informasi yang bisa mendukung pengambilan keputusan.
·
Informasi berguna dalam perencanaan,
pengendalian, evaluasi dan juga perbaikan lanjutan.
·
Sistem informasi bisa dipergunakan
sebagai dasar untuk perhitungan harga produk, jasa maupun untuk tujuan lainnya
sesuai yang diinginkan manajemen.
3. Fungsi
Sistem Informasi Manajemen
·
Mempermudah manajer untuk
merencanakan, mengawasi, mengarahkan dan mendelegasikan pekerjaan kepada semua
anggota tim melalui hubungan satu komando atau koordinasi.
·
Data yang tersaji menjadi lebih
efektif dan efisien serta lebih akurat dan tepat waktu.
·
Dapat menjadi salah satu upaya untuk
meningkatkan produktivitas namun menurunkan biaya organisasi.
·
Melalui sistem kerja yang terkoordinir
dengan baik dan sistematis dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Management information system mengatur bagaimana interaksi di dalam
perusahaan maupun perusahaan dengan lingkungan bisa bekerja sesuai dengan
prosedur yang berlaku, misalnya dalam sistem informasi produksi, sistem
informasi pemasaran maupun dalam kegiatan lainnya.
B. Chief
Information Officer
Chief Information Officer (CIO) adalah sebuah jabatan yang umumnya diberikan kepada
seseorang dalam sebuah perusahaan yang bertanggung jawab atas teknologi
informasi dan sistem komputer yang mendukung tujuan perusahaan.
Sejalan dengan semakin
pentingnya sistem informasi dan teknologi informasi (SITI), CIO telah dipandang
banyak oranisasi sebagai sebuah kontributor kunci dalam memformulasikan tujuan
strategis. Di banyak perusahaan, seorang CIO bertanggung jawab langsung
terhadap Chief Executive
Officer (CEO). Pada beberapa
perusahaan, seorang CIO duduk dalam jajaran eksekutif. Biasanya, seorang CIO
dalam sebuah perusahaan besar mendelegasikan keputusan teknis kepada
karyawan/staf yang lebih familiar dengan detail. Biasanya, seorang CIO
mengusulkan teknologi informasi yang akan dibutuhkan sebuah perusahaan untuk
mencapai tujuannya dan kemudian bekerja dalam anggaran untuk mengimplemntasikan
rencana tersebut.
Biasanya, seorang CIO terlibat
dengan menganalisis dan proses pengerjaan ulang bisnis yang ada, dengan
mengidentifikasi dan mengembangkan kemampuan untuk menggunakan alat-alat baru,
dengan membentuk kembali infrastruktur fisik perusahaan dan akses jaringan, dan
dengan mengidentifikasi dan memanfaatkan sumber-sumber pengetahuan perusahaan.
Banyak CIO memimpin upaya perusahaan untuk mengintegrasikan Internet dan World
Wide Web ke dalam kedua
strategi jangka panjang dan rencana bisnis jangka pendek.
C. Perencanaan strategi Sistem informasi manajemen
1.
Pengertian
Perencanaan
Perencanaan adalah aktivitas untuk
menyusun, merencanakan apa yang menjadi tujuan perusahaan serta bagaimana cara
untuk mencapai tujuan tersebut. Rencana suatu organisasi mencerminkan harapan
mengenai lingkungan, harapan mengenai kemampuan organisasi, dan keputusan yang
telah dibuat tentang persoalan seperti alokasi sumber daya dan pengarahan
upaya. Rencana organisasitidak ditetapkan secara mekanis. Rencana sangat
bergantung kepada orang yang menjadikan organnisasi.
Dalam
kegatan manajemen terdapat 3 tingkatan perencanaan yaitu
a. Perencanaa
strategic : penetapan sasaran organisasi,
b. Perencanaan
taktis : pengalokasian sumber daya akan diperoleh, diorganisasikan, dan dipakai
c. Perencanaan
operasional
: tentang efisiensi prestasi.
Sasaran
sistem informasi yaitu pemberian bantuan dalam rumusan, kuantifikasi
klasifikasi dan penggunaan harapan tersebut. Perencanaan data akan memiliki
keterandalan yang tinggi kalau prosedur perencanaan menghasilkan hasil yang
serupa bagi berbagai perencana yang berbeda. Keterandalan data
dipengaruhi oleh sumberdata, pengaruh rencana pada hasilnya kecermatan yang
dikehendaki, dan waktu.
2. Perencanaan
Strategi Sistem Informasi Manajemen
Definisi
dari perencanaan strategi sistem informasi adalah suatu proses
analisis secara menyeluruh dan sistematis dalam merumuskan tujuan dansasaran
perusahaan, serta menentukan strategi yang memanfaatkan kelebihandari sistem
informasi dan dukungan teknologi informasi dalam menunjangstrategi bisnis dan
memberikan keunggulan kepada perusahaan dalam bersaing.
Beberapa alasan yang
menyebabkan perlunya bagi suatu perusahaan untuk memiliki suatu strategi
system informasi atauteknologi informasi
a. Adanya
investasi untuk pengadaan SI/TI yang tidak mendukung sasaran bisnissuatu
organisasi
b.
SI/TI yang ada tidak terkontrol
c. Sistem tidak teintegrasi
sehingga data bersifat tersebar sehingga sangat mungkinterjadi kerangkapan data
dan hilangnya keterkaitan antar sumber daya informasi.
d. Organisasi tidak memiliki
skala prioritas dalam mengembangkan proyek SI/TI,sehingga sangat sering terjadi
perubahan dan tambal sulam yang akhirnyamenurunkan produktivitas organisasi.
e.
Manajemen informasi yang buruk dan tidak akurat.
f.
Strategi SI/TI tidak sejalan dengan strategi bisnis organisasi.
g.
Proyek SI/TI hanya dievaluasi untuk kepentingan keuangan semata.
3.
Model Perencanaan Strategi Sistem
Informasi
a. Lingkungan bisnis
internal organisasi
Merupakan
strategi bisnis yang digunakan pada masa sekarang, tujuan, sumberdaya, proses
dan budaya organisasi serta nilai dari bisnis itu sendiri.
b. Lingkungan bisnis
eksternal organisasi
Pada tahap ini
dilakuakan analisis faktor-faktor di luar organisasi yangmempengaruhi kinerja
organisasi, yang mencakup aspek-aspek ekonomi, industri,dan iklim bersaing
perusahaan.
c. Lingkungan internal
SI/TI
Pada tahap ini
akan dilakukan analisis yang mencakup kondisi SI/TI organisasidari perpektif
bisnis saat ini bagaimana kematangannya (maturity), bagaimana kontribusi
terhadap bisnis, keterampilan sumber daya manusia, sumber daya
dan infrastruktur teknologi, termasuk juga bagaimana portofolio dari SI/TI
yang adasaat ini.
d. Lingkungan eksternal
SI/TI
Pada tahap ini
dilakukan analisis kondisi teknologi SI/TI yang berkembang saatini yang
mencakup tren teknologi dan peluang pemanfaatannya, serta penggunaanSI/TI oleh
kompetitor, pelanggan dan pemasok. Dari hasil ini akan diperoleh peluang
teknologi SI/TI yang dapat digunakan dalam mendukung strategiorganisasi.
D.
Evaluasi
Fungsi Sistem Informasi Manajemen
Suatu
aplikasi sistem informasi dapat dievaluasi menurut beberapa ukuran, yaitu
·
Kelayakan teknis (Technical
Feasilibility) : Evaluasi kelayakan teknis menilai apakah aplikasi sistem
informasi dapat dikerjakan dengan teknologi yang tersedia pada organisasi atau
perlu pengadaan baru. Dan jika perlu pengadaan baru apakah dapat diperoleh
dengan mudah dan cepat.
·
Kelayakan operasional (Operational
Feasibility)
·
Evaluasi kelayakan operasional
menilai apakah aplikasi sistem informasi dapat dikerjakan dan berhasil dan
apakah sistem sedang atau telah dipakai.
·
Kelayakan ekonomis (Economic
Feasibility)
Evaluasi
kelayakan ekonomis menilai apakah manfaat aplikasi sistem informasi melebihi
biaya-biaya yang harus dikeluarkan dan apakah sistem mampu memberikan
penambahan manfaat.
1. Penghitungan
manfaat secara kuantitatif dari aplikasi SIM.
Nilai suatu
aplikasi SIM dapat bersifat :
- Ekonomis, Manfaat Ekonomis adalah manfaat yang
menyebabkan perbaikan dalam penghasilan atau memperkecil biaya.
- Non Ekonomis, Manfaat non ekonomis adalah
berhubungan dengan mutu hidup manusia. Manfaat non ekonomis cenderung
lebih sulit untuk diukur karena sangat sulit untuk memperkirakan seberapa
besar angka manfaat yang berhasil diperoleh dari penerapan aplikasi sistem
informasi.
Dua pendekatan metoda yang dapat membantu penghitungan
ini yaitu :
·
Metoda perkiraan langsung atas nilai
aplikasi oleh pihak-pihak yang paham tentang SIM
·
Metoda biaya kurang/lebih dari angka
tertentu yang ditetapkan sebelumnya.
2. Analisis
biaya manfaat dari alternatif desain SIM.
Dalam evaluasi sistem informasi telah
diperhatikan berbagai alternative desain. Alternative ini harus ddianalisis
menurut biaya dan manfaatnya. Contoh dalam faktor desain adalah waktu
tanggapan,penampilan perincian, dan mutu informasi.
BAB
III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Sistem Informasi Manajemen adalah suatu sistem
perencanaan di dalam perusahaan yang melibatkan pengendalian internal seperti
pemanfaatan sumber daya, dokumen, teknologi, dan akuntansi manajemen sebagai
salah satu strategi dalam bisnis. Sejalan dengan semakin pentingnya sistem
informasi dan teknologi informasi (SITI), CIO telah dipandang banyak oranisasi
sebagai sebuah kontributor kunci dalam memformulasikan tujuan strategis. perencanaan strategi sistem informasi
adalah suatu proses analisis secara menyeluruh dan sistematis dalam
merumuskan tujuan dansasaran perusahaan, serta menentukan strategi yang
memanfaatkan kelebihandari sistem informasi dan dukungan teknologi informasi
dalam menunjangstrategi bisnis dan memberikan keunggulan kepada perusahaan
dalam bersaing.
B. Saran
Pembuatan makalah ini sangat jauh
dari kesempurnaan, karena keterbatasan sumber yang kami peroleh. Sehingga isi
dari makalah ini masih bersifat umum, oleh karena itu kami harapkan agar
pembaca bisa mecari sumber yang lain guna membandingkan dengan pembahasan yang
kami buat, guna mengoreksi bila terjadi kesalahan dalam pembuatan makalah ini.
DAFTAR PUSTAKA
Raymond McLeod, Jr. System Informasi Manajemen,penerjemah: Hendra Teguh SE,AK. editor:
Hardi Sukardi MBA,Msc.,SE (MM – UI).
Gordon B. Davis, Kerangka Dasar System Informasi Manajemen Bagian I Pengantar.
Husein, Muhammad Fakhri dan Amin Wibowo.2002. Sistem Informasi Manajemen. Yogyakarta : UPP AMP YKPN,
O’Brien, James A.2005. Pengantar Sistem Informasi. Jakarta : Salemba Empat,
Langganan:
Komentar (Atom)
